PENINGKATAN KOMPETENSI GURU PRODUKTIF SMK MELALUI DIKLAT UPSKILLING DAN RESKILLING
Oleh: Muhammad Anhar Sy, S. Pd.*)
Guru merupakan salah satu komponen terpenting dalam pendidikan yang memegang peranan penting dalam penyelengaraan pendidikan. Demi terselenggaranya pendidikan yang baik, guru dituntut untuk memiliki kualifikasi dan kompetensi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah. Antara lain; kompetensi pedagogik, profesionalisme, kepribadian, dan sosial yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.
Guru SMK, terutama guru kejuruan, memiliki peran penting dalam membentuk siswa agar kompeten di bidang kejuruannya. Hal tersebut dikarenakan, setelah menuntaskan pendidikan di SMK, lulusan siap untuk bekerja.
Faktanya, pengangguran lulusan SMK yang setiap tahun terus bertambah, bahkan katanya penyumbang pengangguran terbanyak di Indonesia adalah alumni SMK. Ditambah lagi permintaan (supply) dan penawaran (demand) kerja tidak terjadi antara SMK dan IDUKA (Industri dan Dunia Kerja). Konsep link and match tidak terjadi antara SMK dan IDUKA (Industri dan Dunia Kerja).
Perubahan teknologi dan penerapan kemajuan teknologi di dunia usaha dan industri menjadi sesuatu yang urgen untuk dilakukan dan dikuasai guru SMK, sehingga model serta materi pembelajaran yang digunakan guru akan sesuai dengan kebutuhan, tren, dan prediksi masa depan
Menghadapi perubahan teknologi yang masif dan peningkatan otomatisasi dalam dunia industri, para guru SMK perlu mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan metode ajar untuk merespon kebutuhan pasar kerja di masa depan. Untuk itu, upaya pembaruan pengetahuan dan keterampilan tenaga pendidik dan kependidikan perlu disiapkan, maka Pemerintah Indonesia secara khusus mengalokasikan investasi pada pelatihan baik bersifat upskilling maupun reskiling untuk tenaga pendidik dan kependidikan pada Kementerian Pendidikan dan kebudayaan
Program upskilling adalah program untuk meningkatkan kemampuan guru, sedangkan Reskilling adalah pelatihan kemampuan baru bagi para guru SMK. Keduanya memberikan pengetahuan, sikap dan perilaku, serta keterampilan kerja dan keterampilan abstrak.
Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata melaksanakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Program upskilling dan reskilling Guru Kejuruan SMK Berstandar Industri Bidang Bisnis dan Pariwisata dari tanggal 28 September sampai dengan 30 November 2020. di Hotel Hemangini Bandung. Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan guru kejuruan yang memenuhi kompetensi kerja sesuai dengan standar kerja di dunia usaha dan dunia industri.
Diklat upskilling dan reskilling Guru Kejuruan SMK Berstandar Industri melibatkan beberapa perusahaan/industri BUMN dan BUMS. Di antaranya PT. LEN Industri, PT. INTI, PT. PINDAD, ASMTB dan LPKIA Bandung.
Kegiatan diklat ini dibuka langsung oleh Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Wikan Sakarinto. Dalam sabutannya, Ia berharap para peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperoleh selama kegiatan pendidilkan dan pelatihan dalam kaitan tugasnya sebagai guru yang memiliki kompetensi baik kompetensi profesional maupun kompetensi keahlian sesuai dengan bidang masing-masing.
Beliau menambahkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Ditjen Pendidikan Vokasi telah membuat terobosan baru dengan program "Pernikahan Massal" antara Pendidikan Vokasi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dengan meluncurkan Program Upskilling dan Reskilling Guru SMK berstandar industri. Dengan program upskilling dan Reskilling Guru SMK ini ke depannya kurikulum SMK harus dibuat lebih sederhana dan sesuai dengan kebutuhan industri, karena disusun bersama industri.
*) Guru OTK Perkantoran UPT SMKN 1 Parepare dan Alumni upskilling dan reskilling Ditjen Pendidikan Vokasi
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SISTEM PENERIMAAN MURID BARU, TAHUN PELAJARAN 2026 - 2027
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB di SMKN 1 Parepare mulai dipadati calon peserta didik baru. Selama enam hari pelaksanaan, yakni tanggal 25 hingga 30 Mei 2026, ratusan muri
MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING DI SMK
Oleh: Majid, S. Pd.*) Layanan bimbingan dan konseling merupakan salah satu segi pendidikan yang mempunyai peranan penting dalam upaya mencapai tujuan pendidikan. Layanan bimbingan dan k
SOSIALISASI TIM SATGAS COVID 19 PUSKEMAS LUMPUE
Lumpue, Media Vokasi- Latihan Dasar Kepempinan Siswa Angkatan XXXIII UPT SMKN 1 Parepare dirangkaikan dengan Sosialisasi Tim Satgas Covid 19 Puskesmas Lumpue. Kegiatan ini digelar
KOLABORASI SEMPROT CAIRAN DESINFEKTAN
Lumpue, Media Vokasi - SMKN 1 Parepare melakukan penyemprotan cairan desinfektan di seluruh ruangan kantor dan kelas di lingkungan sekolah dalam rangka untuk mencegah penyebaran v
SMKN 1 PAREPARE PEDULI SALURKAN DONASI GEMPA SULBAR
Majene, Media Vokasi - UPT SMKN 1 Parepare melalui Tim SMKN1 Peduli telah menurunkan tim untuk menyalurkan donasi yang terkumpul untuk korban yang berada di Kabupaten Majene, Sulawesi B
DIGIPRO GELAR TES KEPRIBADIAN DAN WAWANCARA
Lumpue, Media Vokasi- Teaching Factory Digital Production menggelar Tes Kepribadian dan Wawancara kepada siswa-siswa Multimedia UPT SMKN 1 Pareapare. Kegiatan tersebut dilaksanakan di r
ERNAWATI DOLLAH NAHKODAI MULTIMEDIA
Lumpue, Media Vokasi- Berdasarkan hasil rapat pembagian tugas yang diselenggarakan pada Rabu, 20 Januari 2021 di ruang Vokasi Learning Center Parepare, Ernawati Dollah nahkodai mu
UKK DILAKSANAKAN LURING
Lumpue, Media Vokasi – Berdasarkan hasil rapat persiapan Uji Kompetensi Keahlian UPT SMKN 1 Parepare dijadwalkan pada 1-9 April 2021. Tahapan UKK dilaksanakan dimulai dengan pemil
SUKSES GELAR UJIAN SEKOLAH
Lumpue, Media Vokasi – UPT SMKN 1 Parepare sukses menggelar Ujian Sekolah yang dilaksanakan pada 15-19 Maret 2021. Ujian Sekolah diikuti siswa dari empat program keahlian; P
ANWAR NUR DORONG JIWA KEWIRAUSAHAAN
Lumpue, Media Vokasi- Sejak Akhir November 2020 Kepala UPT SMKN 1 Parepare, Anwar Nur, S.Pd., M. Si. terus mendorong jiwa kewirausahaan para guru dan siswa. Dari beberapa kali rapat ber